Satu layar untuk seluruh desa
Akun pemantau melihat rekap aktivitas setiap desa: tanggal berita terakhir, jumlah berita dan kunjungan 30 hari terakhir, pengajuan surat beserta rata-rata lama penyelesaiannya, pengaduan yang belum selesai, permohonan PPID yang lewat batas waktu, realisasi APBDes, status IDM, hingga Skor Desa Digital. Data dikelompokkan per kecamatan sehingga mudah dibandingkan.
Karena master wilayah memuat seluruh desa/kelurahan dari Kepmendagri, desa yang belum memiliki website tetap muncul di daftar. Pemerintah daerah langsung tahu desa mana yang perlu didampingi.
Aman untuk data warga
Dasbor hanya menampilkan rekap dan angka agregat. Data pribadi warga — seperti identitas pelapor atau pemohon surat — tidak pernah ditampilkan kepada akun pemantau.
Dari memantau menjadi menggerakkan
Dasbor Wilayah terhubung dengan Kabar Wilayah untuk mengirim pengumuman serentak dan dengan Skor Desa Digital untuk penilaian terbuka. Kecamatan dan kabupaten tidak hanya melihat data, tetapi juga dapat menggerakkan desa.
- Cocok untuk kecamatan, Dinas PMD, Diskominfo, maupun pendamping desa.
- Hak akses dibatasi sesuai wilayah masing-masing.
- Rekap dapat diunduh untuk bahan rapat koordinasi.
Langkah memakai Dasbor Kecamatan & Kabupaten
- 1
Ajukan akun
Instansi menghubungi tim Simping untuk mendapatkan akun pemantau wilayah.
- 2
Wilayah ditetapkan
Akun dibatasi ke kecamatan atau kabupaten yang menjadi kewenangannya.
- 3
Pantau & tindak lanjuti
Lihat rekap seluruh desa dan dampingi desa yang tertinggal.
Pertanyaan seputar Dasbor Kecamatan & Kabupaten
Apakah akun pemantau bisa mengubah isi website desa?
Tidak. Akun pemantau hanya dapat melihat rekap. Isi website tetap dikelola oleh admin masing-masing desa.
Bagaimana desa yang belum memakai Simping?
Tetap muncul di rekap berdasarkan master wilayah Kemendagri dengan status belum online, sehingga mudah diprioritaskan.
Apakah data pribadi warga terlihat?
Tidak. Dasbor hanya menampilkan angka agregat tanpa data pribadi warga.
Diperbarui