Simping CMS membantu pemerintah desa tampil profesional di internet tanpa repot. Kelola berita, APBDes, dan UMKM cukup dari ponsel; warga mengajukan surat dari rumah dan dikabari lewat WhatsApp. Online dalam hitungan menit.
Dirancang bersama kebutuhan nyata pemerintah desa: mudah dioperasikan, enak dilihat warga, dan siap untuk keterbukaan informasi.
Untuk Kepala Desa
Citra desa naik kelas
Website resmi berdomain .desa.id
APBDes tampil sebagai infografis yang mudah dipahami warga
Mendukung keterbukaan informasi publik lewat PPID
Untuk Operator Desa
Cukup dari ponsel
Desa baru langsung terisi konten contoh — tinggal ganti isinya
Tulis berita seperti mengetik chat, foto dikompres otomatis
Pengajuan surat warga masuk ke satu daftar, dibalas lewat WhatsApp
Untuk Warga
Layanan lebih dekat
Ajukan surat dari rumah, pantau statusnya, dikabari via WhatsApp
Pengaduan dan permohonan informasi dengan nomor lacak
Belanja produk UMKM desa langsung via WhatsApp
Untuk Kecamatan & Kabupaten
Pantau, umumkan, nilai
Rekap website desa per kecamatan, kabupaten, dan provinsi
Satu pengumuman langsung tampil di semua website desa
Peringkat Skor Desa Digital dengan bobot yang ditetapkan Diskominfo
Keunggulan
Bukan sekadar website, tapi sistem desa digital
Cepat walau sinyal lemah
Halaman disajikan dari cache dan langsung diperbarui saat konten berubah. Ringan dibuka di ponsel kelas bawah.
Data aman & terpisah
Setiap desa terisolasi di level basis data. Data pribadi pelapor dienkripsi sesuai semangat UU PDP.
Online dalam hitungan menit
Desa baru langsung mendapat subdomain, menu, SSL otomatis, dan pilihan konten contoh di semua modul. Tidak perlu sewa server sendiri.
Tenang saat salah langkah
Riwayat tema bisa dikembalikan, log aktivitas tercatat, dan basis data dicadangkan setiap hari.
Hak akses berlapis
5 peran bawaan plus peran kustom buatan admin desa sendiri (mis. Bendahara). Tiap orang hanya bisa mengubah bagiannya.
Statistik pengunjung tanpa melacak warga
Halaman terpopuler, asal pengunjung, dan jenis perangkat. Tanpa menyimpan alamat IP, tanpa cookie pelacak di website desa.
Fitur unggulan
Warga terlayani, wilayah terpantau
Dari surat online yang dikabari lewat WhatsApp sampai pengumuman kabupaten yang tampil serentak di semua website desa. Pilih fitur untuk melihat cara kerjanya.
Panel admin dirancang untuk layar HP. Operator menulis berita, memproses pengajuan surat, dan memperbarui APBDes di sela pekerjaan kantor, tanpa harus duduk di depan komputer.
Dasbor ringkas: kunjungan, berita, agenda, dan layanan warga dalam satu layar
Pengajuan surat warga masuk ke satu daftar, lengkap dengan status dan tombol WhatsApp
Foto dari kamera HP dikompres otomatis sebelum diunggah
Panduan PDF bergambar untuk admin, operator, dan kontributor
Dari portal desa, menu samping, tren 2026, Nusantara, futuristik, sampai elegan. Semua responsif dan mendukung mode gelap; berganti tema tidak pernah menghapus konten.
Keluhan yang tercecer di grup WhatsApp dan kolom komentar sulit ditindaklanjuti. Panduan ini membahas dasar hukum, alur kerja, dan cara desa menjalankan pengaduan warga online yang tertib dan terlacak.
Produk warga layak ditemukan pembeli dari luar desa. Panduan ini membahas cara desa membuka lapak UMKM di website resmi, mulai dari foto produk, deskripsi, hingga pemesanan lewat WhatsApp.
Banyak warga tidak sempat hadir di musyawarah, padahal usulannya penting. Panduan ini membahas cara desa mengumpulkan usulan pembangunan lewat website sebelum Musrenbangdes, lengkap dengan alur dan pelaporannya.
AS
Admin SImping
·4 menit baca
FAQ
Pertanyaan yang sering diajukan
Pertanyaan tentang fitur tertentu dijawab di halaman fitur masing-masing.
Apakah operator desa perlu keahlian IT?
Tidak. Menulis berita semudah mengetik pesan, APBDes bisa diimpor dari Excel, dan semua menu bisa dikelola dari ponsel.
Bisakah memakai domain resmi .desa.id?
Bisa. Setiap desa langsung mendapat subdomain gratis, lalu domain .desa.id dapat disambungkan kapan saja dengan SSL otomatis.
Berapa lama sampai website desa online?
Begitu data dasar desa siap, website beserta konten awal, menu, dan akun admin dapat dibuat dalam hitungan menit.
Apakah warga bisa mengajukan surat lewat website?
Bisa. Warga memilih layanan, mengisi data diri, keperluan, dan mencentang persyaratan, lalu mendapat nomor lacak. Petugas memproses di panel admin, menghubungi warga lewat WhatsApp, dan surat diambil di kantor desa — bisa juga dilampirkan PDF-nya.
Apakah data warga aman?
Data tiap desa terpisah di level basis data, data pribadi pelapor dienkripsi, basis data dicadangkan setiap hari, dan info bansos tidak memuat nama penerima.
Kalau bosan dengan tampilannya?
Ganti saja. Ada 67 tema yang bisa dipratinjau dulu; konten, menu, dan alamat halaman tidak berubah sama sekali.
Berapa biaya langganan Simping?
Desa baru gratis 1 tahun sejak website dibuat. Desa yang sudah terdaftar sebelum fitur langganan diluncurkan juga mendapat gratis 1 tahun, dihitung sejak peluncuran (4 November 2026). Setelah masa gratis, Rp 1.000.000 per tahun. Harga tidak dikenakan PPN. Pembayaran per tahun cocok dengan siklus APBDes.
Bagaimana cara membayar dan mendapat kwitansi?
Admin desa membuka menu Langganan di panel, memilih durasi, lalu membayar lewat Midtrans: Virtual Account bank, QRIS, e-wallet (GoPay, ShopeePay), atau kartu. Masa aktif bertambah otomatis begitu pembayaran diterima, dan kwitansi bernomor dengan rincian PPN bisa langsung diunduh dan dicetak.
Apakah pembayaran bisa dikembalikan?
Tidak. Pembayaran yang sudah berhasil tidak dapat dikembalikan (refund). Bila desa tidak sengaja membayar dua kali, kelebihannya otomatis menjadi perpanjangan masa aktif sesuai nominalnya, lengkap dengan kwitansinya.
Apa yang terjadi kalau langganan habis?
Ada masa tenggang 7 hari; website tetap tayang dan pengingat dikirim lewat email. Setelah itu website ditangguhkan sementara dan panel admin hanya bisa dibaca. Data desa tidak dihapus, dan begitu dibayar website langsung aktif kembali.
Siap membawa desa Anda online?
Ceritakan kebutuhan desa Anda dan kami bantu dari awal sampai website siap dibagikan ke warga.