Langsung ke konten

5 desa sudah onlineServer di Indonesia

Balai desa tutup sore. Website desa tetap melayani.

Simping memberi pemerintah desa website resmi yang bekerja sepanjang hari. Warga mengajukan surat dari rumah, membaca APBDes, dan memesan produk UMKM desa; operator mengurus semuanya dari ponsel. Desa baru bisa online dalam hitungan menit.

  • 67 tema siap pakai
  • Surat online + WhatsApp
  • SSL & domain .desa.id
  • Data dihosting di Indonesia
siap pakai, ganti kapan saja
67tema
dari surat sampai BUMDes
20+modul
di master wilayah Kemendagri
83 rb+desa
sampai website desa online
±10menit

Yang sering kami dengar

Keluhan desa itu-itu saja. Jawabannya ada di sini.

Sebelum membuat Simping, kami mendengarkan perangkat desa. Inilah keluhan yang paling sering muncul, dan cara Simping menjawabnya.

  1. 01

    “Warga bolak-balik ke balai desa cuma untuk tanya syarat surat.”

    Syarat tampil di website. Warga mengajukan dari rumah, mendapat nomor lacak, dan dikabari petugas lewat WhatsApp. Lihat caranya

  2. 02

    “APBDes cuma ditempel di papan pengumuman, jarang dibaca.”

    Anggaran diisi lewat formulir atau impor Excel, lalu tampil sebagai grafik yang mudah dipahami warga. Lihat caranya

  3. 03

    “Website desa mati karena hosting lupa diperpanjang.”

    Server, SSL, dan cadangan harian diurus Simping. Satu tagihan per tahun, dengan pengingat jauh hari sebelum jatuh tempo.

  4. 04

    “Operatornya cuma satu, dan jarang duduk di depan komputer.”

    Semua menu bisa dikelola dari ponsel. Foto dari kamera HP dikompres otomatis sebelum diunggah.

  5. 05

    “Pengumuman kecamatan telat sampai, tenggelam di grup WhatsApp.”

    Kabar Wilayah tampil serentak di semua website desa, dan terlihat desa mana yang sudah membacanya. Lihat caranya

  6. 06

    “Sudah bertahun-tahun menulis di OpenSID, sayang kalau hilang.”

    Berita, halaman, galeri, dan gambarnya dipindahkan ke Simping tanpa perlu akses server. Lihat caranya

  7. 07

    “Takut salah klik, takut urusan teknis.”

    Desa baru langsung terisi konten contoh, tinggal ganti isinya. Tema lama bisa dikembalikan kapan saja.

Balai desa punya jam buka. Website desa melayani warga kapan pun mereka sempat.

Sehari di desa

Ikuti satu hari di Desa Polorejo.

Desa Polorejo di Kecamatan Babadan, Ponorogo, memakai Simping untuk website desanya. Cerita di bawah ini ilustrasi: nama warga dan angkanya rekaan, alurnya sesuai fitur Simping.

  1. 07.15 · Warga

    Bu Siti butuh surat keterangan usaha

    Sebelum berangkat ke pasar, ia membuka website desa dari ponsel, memilih layanan, mencentang persyaratan, lalu mendapat nomor lacak. Tidak perlu antre di balai desa hanya untuk bertanya syaratnya apa.

  2. 09.40 · Operator desa

    Pak Joko memproses dari ponselnya

    Semua pengajuan masuk ke satu daftar di panel admin. Ada berkas yang kurang, jadi ia menekan tombol WhatsApp dan meminta foto tempat usaha. Statusnya ia ubah menjadi Diproses.

  3. 13.05 · Kantor desa

    Surat selesai, warga langsung dikabari

    Begitu suratnya ditandatangani, Pak Joko menandai Selesai dan mengabari Bu Siti lewat WhatsApp dari daftar yang sama. Ia mengambil suratnya sepulang dari pasar, tanpa bolak-balik.

  4. 19.30 · Seluruh warga

    Malamnya, warga membuka APBDes dari rumah

    Realisasi anggaran tampil sebagai grafik yang mudah dibaca. Di beranda, berita kerja bakti Dusun II sudah terbit lengkap dengan foto yang diunggah operator siang tadi.

Semua itu berjalan dari satu website desa, dikelola satu operator dengan ponsel. Lihat fitur surat online

Untuk siapa

Satu platform. Terasa untuk semua.

Dirancang dari kebutuhan nyata pemerintah desa: mudah dioperasikan, enak dibaca warga, dan siap untuk keterbukaan informasi.

Untuk Kepala Desa

Citra desa naik kelas

  • Website resmi berdomain .desa.id
  • APBDes tampil sebagai infografis yang mudah dipahami warga
  • Mendukung keterbukaan informasi publik lewat PPID

Untuk Operator Desa

Cukup dari ponsel

  • Desa baru langsung terisi konten contoh, tinggal ganti isinya
  • Tulis berita seperti mengetik chat, foto dikompres otomatis
  • Pengajuan surat warga masuk ke satu daftar, dibalas lewat WhatsApp

Untuk Warga

Layanan lebih dekat

  • Ajukan surat dari rumah, pantau statusnya, dikabari via WhatsApp
  • Pengaduan dan permohonan informasi dengan nomor lacak
  • Belanja produk UMKM desa langsung via WhatsApp

Untuk Kecamatan & Kabupaten

Pantau, umumkan, nilai

  • Rekap website desa per kecamatan, kabupaten, dan provinsi
  • Satu pengumuman langsung tampil di semua website desa
  • Peringkat Skor Desa Digital dengan bobot yang ditetapkan Diskominfo

Fitur unggulan

Warga terlayani. Wilayah terpantau.

Dari surat online yang dikabari lewat WhatsApp sampai pengumuman kabupaten yang tampil serentak di semua website desa. Pilih fitur untuk melihat cara kerjanya.

Semua fitur

Untuk Pemerintah desa & warga

Surat Online Desa

Warga mengajukan surat keterangan dari rumah, mendapat nomor lacak, dan dikabari petugas lewat WhatsApp. Tanpa aplikasi, tanpa OTP, NIK terenkripsi.

Selengkapnya

Untuk Pemerintah desa & BPD

Transparansi APBDes

Publikasikan APBDes, realisasi, dan proyek pembangunan desa sebagai grafik yang mudah dipahami warga. Isi lewat formulir atau impor dari Excel.

Selengkapnya

Untuk Pemerintah desa & warga

Pengaduan & PPID Desa

Kanal pengaduan dan permohonan informasi publik (PPID) desa dengan nomor registrasi, pelacakan status, captcha anti-spam, dan data pelapor terenkripsi.

Selengkapnya

Untuk Kecamatan, kabupaten & Diskominfo

Kabar Wilayah

Kecamatan dan kabupaten menulis satu pengumuman, langsung tampil di semua website desa di wilayahnya. Ada jadwal, email ke admin desa, dan status dibaca.

Selengkapnya

Untuk Kecamatan, kabupaten & Diskominfo

Skor Desa Digital

Nilai website desa 0–100 dari keaktifan, transparansi, pengaduan, dan layanan. Bobot ditetapkan Diskominfo, ada peringkat, tren bulanan, dan saran perbaikan.

Selengkapnya

Untuk Kecamatan, Dinas PMD & Diskominfo

Dasbor Kecamatan & Kabupaten

Akun pemantau untuk kecamatan, Dinas PMD, dan Diskominfo: rekap aktivitas website seluruh desa di wilayahnya, termasuk desa yang belum online.

Selengkapnya

Untuk Desa pengguna OpenSID, WordPress & Blogspot

Pindah dari OpenSID

Berita, halaman, galeri, dan statistik dari OpenSID v2508 ke atas dipindahkan sekaligus beserta gambarnya, tanpa ekspor database. Juga WordPress & Blogspot.

Selengkapnya

Untuk Pemerintah desa

Domain .desa.id

Subdomain gratis langsung aktif, lalu sambungkan domain resmi .desa.id dengan SSL otomatis. Website lama tetap tayang sampai DNS diarahkan ke Simping.

Selengkapnya

Untuk Pemerintah desa, pelaku usaha & BUMDes

Lapak UMKM & BUMDes

Katalog produk UMKM desa dengan tombol pesan WhatsApp, tertaut ke profil pelaku usaha, hingga 5 foto per produk. Plus profil BUMDes & Koperasi Desa Merah Putih.

Selengkapnya

Untuk operator desa

Kelola website desa cukup dari ponsel.

Panel admin dirancang untuk layar HP. Operator menulis berita, memproses pengajuan surat, dan memperbarui APBDes di sela pekerjaan kantor, tanpa harus duduk di depan komputer.

  • Dasbor ringkas: kunjungan, berita, agenda, dan layanan warga dalam satu layar
  • Pengajuan surat warga masuk ke satu daftar, lengkap dengan status dan tombol WhatsApp
  • Foto dari kamera HP dikompres otomatis sebelum diunggah
  • Panduan PDF bergambar untuk admin, operator, dan kontributor
Unduh panduan admin (PDF)
Dasbor admin Simping di ponsel
Daftar pengajuan surat warga di panel admin

Keunggulan

Bukan sekadar website. Sistem desa digital.

Cepat walau sinyal lemah

Halaman disajikan dari cache dan langsung diperbarui saat konten berubah. Ringan dibuka di ponsel kelas bawah.

Data aman & terpisah

Setiap desa terisolasi di level basis data. Data pribadi pelapor dienkripsi sesuai semangat UU PDP.

Online dalam hitungan menit

Desa baru langsung mendapat subdomain, menu, SSL otomatis, dan pilihan konten contoh di semua modul. Tidak perlu sewa server sendiri.

Tenang saat salah langkah

Riwayat tema bisa dikembalikan, log aktivitas tercatat, dan basis data dicadangkan setiap hari.

Hak akses berlapis

5 peran bawaan plus peran kustom buatan admin desa sendiri (mis. Bendahara). Tiap orang hanya bisa mengubah bagiannya.

Statistik tanpa melacak warga

Halaman terpopuler, asal pengunjung, dan jenis perangkat. Tanpa menyimpan alamat IP, tanpa cookie pelacak di website desa.

Ingin website desa mudah ditemukan di Google? Baca panduan SEO website desa.

Fitur lengkap

Semua yang dibutuhkan website desa.

Modul bisa diaktifkan sesuai kebutuhan desa, dan menu situs menyesuaikan otomatis.

Pelajari tiap fitur

Perbandingan

Media sosial saja tidak cukup.

Media sosial bagus untuk kabar cepat, tapi tidak bisa menerima pengajuan surat, menampilkan APBDes, atau menjadi alamat resmi desa.

Kebutuhan desaSimpingWeb sendiriMedsos
  • Tampilan profesional & responsif di semua perangkat
  • Ganti tampilan tanpa kehilangan konten
  • APBDes jadi infografis otomatis
  • Pengaduan & PPID dengan nomor lacak
  • Warga ajukan surat online & dikabari lewat WhatsApp
  • Proyek, usulan Musdes, dan survei IKM
  • Data warga terlindungi & dicadangkan harian
  • Tanpa urus server, SSL, dan pembaruan teknis
  • Resmi berdomain .desa.id & mudah ditemukan Google
  • Tertaut kode wilayah Kemendagri untuk rekap kabupaten
  • Pindah dari website lama (OpenSID, WordPress) tanpa kehilangan konten
  • Pengumuman kabupaten tampil serentak di semua website desa
  • Penilaian & peringkat website desa dengan bobot dari Diskominfo

Membantu desa memenuhi kewajiban keterbukaan

Fitur Simping disusun mengikuti semangat regulasi yang berlaku bagi pemerintah desa.

Keterbukaan Informasi Publik

Modul PPID, dokumen publik, dan permohonan informasi mendukung UU No. 14 Tahun 2008.

Pelindungan Data Pribadi

NIK & data pemohon dienkripsi lalu dianonimkan otomatis, info bansos tanpa nama penerima, sejalan dengan UU No. 27 Tahun 2022.

Transparansi Dana Desa

APBDes, realisasi, dan proyek pembangunan dipublikasikan dengan rapi untuk warga.

Partisipasi Musyawarah Desa

Usulan warga terdokumentasi dari diajukan, dibahas, sampai menjadi proyek.

Cara mulai

Dari obrolan WhatsApp sampai website tayang.

  1. 1Ngobrol duluHubungi kami lewat WhatsApp atau email, lalu ceritakan kebutuhan desa Anda.
  2. 2Desa dibuatkanWilayah dipilih dari daftar resmi Kemendagri; subdomain, akun admin, menu, dan konten contoh siap dalam hitungan menit.
  3. 3Pilih tema & isi profilPilih dari 67 tema, unggah logo, foto, dan sambutan kepala desa.
  4. 4Bagikan ke wargaWebsite siap dibagikan. Domain .desa.id bisa disambungkan kapan saja.

Harga langganan

Gratis 1 tahun. Lalu Rp 1.000.000 per tahun.

Satu harga untuk semua fitur. Dibayar per tahun, sesuai siklus anggaran desa.

Gratis 1 tahun untuk desa baru

Desa yang sudah terdaftar sebelum fitur langganan diluncurkan juga mendapat gratis 1 tahun, dihitung sejak peluncuran (4 November 2026).

Rp 1.000.000 /tahun

Harga tidak dikenakan PPN.

  • 1 tahun: Rp 1.000.000
  • 2 tahun: Rp 2.000.000
  • 3 tahun: Rp 3.000.000
  • Semua modul: surat online, PPID, APBDes, pengaduan, UMKM, statistik, dan lainnya
  • Subdomain gratis, domain .desa.id dengan SSL otomatis
  • Semua tema, ganti kapan saja tanpa kehilangan konten
  • Backup harian dan server di Indonesia

Bayar online lewat Midtrans

Virtual Account bank (BCA, BNI, BRI, Mandiri, Permata), QRIS, e-wallet (GoPay, ShopeePay), atau kartu kredit/debit.

Kwitansi resmi otomatis

Kwitansi bernomor atas nama pemerintah desa, lengkap dengan rincian pembayaran, siap dicetak atau disimpan sebagai PDF untuk SPJ.

Sisa hari tidak hilang

Perpanjangan dihitung dari tanggal berakhir, jadi desa bisa membayar lebih awal kapan saja. Pengingat email dikirim 30, 14, 7, dan 1 hari sebelumnya.

Masa tenggang 7 hari

Bila lewat jatuh tempo, website tetap tayang selama masa tenggang. Setelah itu website ditangguhkan sementara dan panel admin hanya bisa dibaca.

Data tidak pernah dihapus

Selama ditangguhkan, berita, layanan, dan data desa tetap aman. Begitu dibayar, website langsung aktif kembali.

Tanpa biaya tersembunyi

Yang dibayar desa persis sebesar total tagihan. Tidak ada biaya per pengguna, per halaman, atau per modul.

Ketentuan lengkap ada di Syarat & Ketentuan Layanan.

Galeri tema

67 tema. Satu konten.

Dari portal desa, menu samping, tren 2026, Nusantara, futuristik, sampai elegan. Semua responsif dan mendukung mode gelap; berganti tema tidak pernah menghapus konten.

4 tema baru

Tampilan tema Segara
Tampilan tema Cakrawala
Tampilan tema Telaga
Tampilan tema Kirana

Blog Simping

Panduan & kabar desa digital

Semua artikel
Sampul artikel Simping Blog tentang pengaduan warga online untuk pemerintah desa
Layanan Publik Desa

Pengaduan Warga Online: Cara Desa Mengelola Aduan dengan Tertib

Keluhan yang tercecer di grup WhatsApp dan kolom komentar sulit ditindaklanjuti. Panduan ini membahas dasar hukum, alur kerja, dan cara desa menjalankan pengaduan warga online yang tertib dan terlacak.

Admin SImping

4 menit baca

Sampul artikel Simping Blog tentang lapak UMKM desa di website desa
Panduan Desa Digital

UMKM Desa Go Online: Cara Membuka Lapak Produk di Website Desa

Produk warga layak ditemukan pembeli dari luar desa. Panduan ini membahas cara desa membuka lapak UMKM di website resmi, mulai dari foto produk, deskripsi, hingga pemesanan lewat WhatsApp.

Admin SImping

4 menit baca

Sampul artikel Simping Blog tentang Musrenbangdes dan usulan warga lewat website desa
Regulasi & Transparansi

Musrenbangdes Online: Cara Menampung Usulan Warga Lewat Website Desa

Banyak warga tidak sempat hadir di musyawarah, padahal usulannya penting. Panduan ini membahas cara desa mengumpulkan usulan pembangunan lewat website sebelum Musrenbangdes, lengkap dengan alur dan pelaporannya.

Admin SImping

4 menit baca

Tanya jawab

Yang sering ditanyakan perangkat desa.

Pertanyaan tentang fitur tertentu dijawab di halaman fitur masing-masing.

Apakah operator desa perlu keahlian IT?

Tidak. Menulis berita semudah mengetik pesan, APBDes bisa diimpor dari Excel, dan semua menu bisa dikelola dari ponsel.

Bisakah memakai domain resmi .desa.id?

Bisa. Setiap desa langsung mendapat subdomain gratis, lalu domain .desa.id dapat disambungkan kapan saja dengan SSL otomatis.

Berapa lama sampai website desa online?

Begitu data dasar desa siap, website beserta konten awal, menu, dan akun admin dapat dibuat dalam hitungan menit.

Apakah warga bisa mengajukan surat lewat website?

Bisa. Warga memilih layanan, mengisi data diri, keperluan, dan mencentang persyaratan, lalu mendapat nomor lacak. Petugas memproses di panel admin, menghubungi warga lewat WhatsApp, dan surat diambil di kantor desa. Salinan PDF-nya juga bisa dilampirkan.

Apakah data warga aman?

Data tiap desa terpisah di level basis data, data pribadi pelapor dienkripsi, basis data dicadangkan setiap hari, dan info bansos tidak memuat nama penerima.

Kalau bosan dengan tampilannya?

Ganti saja. Ada 67 tema yang bisa dipratinjau dulu; konten, menu, dan alamat halaman tidak berubah sama sekali.

Berapa biaya langganan Simping?

Desa baru gratis 1 tahun sejak website dibuat. Desa yang sudah terdaftar sebelum fitur langganan diluncurkan juga mendapat gratis 1 tahun, dihitung sejak peluncuran (4 November 2026). Setelah masa gratis, Rp 1.000.000 per tahun. Harga tidak dikenakan PPN. Pembayaran per tahun cocok dengan siklus APBDes.

Bagaimana cara membayar dan mendapat kwitansi?

Admin desa membuka menu Langganan di panel, memilih durasi, lalu membayar lewat Midtrans: Virtual Account bank, QRIS, e-wallet (GoPay, ShopeePay), atau kartu. Masa aktif bertambah otomatis begitu pembayaran diterima, dan kwitansi bernomor dengan rincian PPN bisa langsung diunduh dan dicetak.

Apakah pembayaran bisa dikembalikan?

Tidak. Pembayaran yang sudah berhasil tidak dapat dikembalikan (refund). Bila desa tidak sengaja membayar dua kali, kelebihannya otomatis menjadi perpanjangan masa aktif sesuai nominalnya, lengkap dengan kwitansinya.

Apa yang terjadi kalau langganan habis?

Ada masa tenggang 7 hari; website tetap tayang dan pengingat dikirim lewat email. Setelah itu website ditangguhkan sementara dan panel admin hanya bisa dibaca. Data desa tidak dihapus, dan begitu dibayar website langsung aktif kembali.

Ceritakan desa Anda. Kami bantu sampai tayang.

Mulai dari obrolan singkat lewat WhatsApp. Kami bantu menyiapkan website, mengisi profil, sampai siap dibagikan ke warga.